Pengantar Kalimat Pasif

Dalam bahasa Inggris, kita dapat menyatakan suatu tindakan dalam dua jenis kalimat (voice): Kalimat Aktif (Active Voice) dan Kalimat Pasif (Passive Voice).

  • Dalam Kalimat Aktif, subjek kalimat melakukan tindakan (contoh: The chef cooked the meal | Koki itu memasak makanan).
  • Dalam Kalimat Pasif, subjek kalimat menerima tindakan (contoh: The meal was cooked by the chef | Makanan itu dimasak oleh koki).

Kalimat pasif sangat berguna ketika kita ingin mengubah fokus perhatian kalimat, atau ketika pelaku tindakan tidak diketahui atau tidak penting untuk disebutkan.

1. Bagaimana Kalimat Pasif Terbentuk

Untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif, ikuti tiga langkah berikut:

  1. Pindahkan objek dari kalimat aktif menjadi subjek dalam kalimat pasif.
  2. Ubah kata kerja menjadi bentuk to be (sesuai dengan tense kata kerja aktif) + past participle (Verb 3) dari kata kerja utama.
  3. Jika diperlukan, letakkan subjek asli di akhir kalimat yang didahului oleh kata depan by (pelaku tindakan/agent).

Rumus Dasar: Subject (penerima) + to be + Verb 3 (Past Participle) + (by + pelaku)

2. Kapan Menggunakan Kalimat Pasif

Kita menggunakan kalimat pasif karena empat alasan utama:

  • Pelaku tindakan tidak diketahui: The bank was robbed yesterday. (Kita tidak tahu siapa yang merampok bank tersebut).
  • Pelaku tindakan sudah jelas atau tidak penting: The street is swept every morning. (Sudah jelas bahwa penyapu jalan yang melakukannya).
  • Fokus utama pada tindakan atau objek: A new cure was discovered. (Penemuan obat baru lebih penting daripada ilmuwan yang menemukannya).
  • Untuk terdengar formal atau objektif: The experiment was conducted in a laboratory. (Biasa digunakan dalam laporan ilmiah atau formal).

3. Sub-Materi dalam Modul Ini

Sepanjang modul ini, kita akan mempelajari kalimat pasif secara mendalam melalui enam halaman pembahasan:

  1. Kalimat Aktif vs. Kalimat Pasif: Memahami perubahan struktur kalimat secara mendalam dan mengidentifikasi subjek/objek.
  2. Kalimat Pasif pada Present Tenses: Membentuk kalimat pasif dalam Simple Present, Present Continuous, dan Present Perfect.
  3. Kalimat Pasif pada Past Tenses: Membentuk kalimat pasif dalam Simple Past, Past Continuous, dan Past Perfect.
  4. Kalimat Pasif pada Future & Modal: Membentuk kalimat pasif menggunakan will, going to, dan kata kerja bantu modal (can, should, must).
  5. Kalimat Pasif dengan Objek Ganda: Mengatasi kalimat aktif yang memiliki objek langsung (direct object) dan objek tidak langsung (indirect object).
  6. Struktur Kalimat Pasif Tingkat Lanjut: Menguasai struktur kalimat pasif tingkat lanjut meliputi get-passive, infinitif dan gerund pasif, kalimat pasif impersonal, serta kalimat pasif kausatif.