Keselarasan dengan Subjek Kompleks & Klausa
Aturan Keselarasan Subjek dan Kata Kerja (SVA) bisa menjadi sangat membingungkan ketika subjek terpisah jauh dari kata kerjanya oleh frasa penyela, ketika struktur kalimatnya dibalik (inversi), atau ketika kata bendanya memiliki bentuk ejaan yang mengecoh.
1. Frasa Penyela (Intervening Phrases)
Sebuah frasa penyela adalah sekelompok kata yang disisipkan di antara subjek utama dan kata kerja. Frasa ini sering kali berfungsi sebagai penjelas subjek, tetapi sama sekali tidak mengubah jumlah subjek utama (apakah subjek utama itu tunggal atau jamak).
- Kosakata penyela yang harus diwaspadai: along with (bersama dengan), together with (beserta), as well as (serta), in addition to (di samping), accompanied by (didampingi oleh), besides (selain), like (seperti), including (termasuk).
WARNING Frasa-frasa penyela di atas hanya berfungsi sebagai keterangan tambahan (dalam tanda koma) dan tidak berfungsi menggandakan subjek seperti kata hubung and. Kata kerja harus tetap diselaraskan dengan subjek utama pertama sebelum tanda koma.
Contoh:
- The manager, along with his employees, is attending the meeting.
Manajer itu, bersama dengan para karyawannya, sedang menghadiri rapat. (Subjek utama manager adalah tunggal -> is). - The employees, as well as the manager, are attending the meeting.
Para karyawan, serta manajer itu, sedang menghadiri rapat. (Subjek utama employees adalah jamak -> are). - Her laptop, in addition to her books, was left in the classroom.
Laptopnya, di samping buku-bukunya, tertinggal di kelas.
2. Kalimat Terbalik (Inversi): There is / There are
Dalam pola kalimat yang diawali dengan kata keterangan there atau here, kata there/here tersebut bukanlah subjek kalimatnya. Subjek sesungguhnya baru muncul setelah kata kerja.
Aturan: Selaraskan kata kerja (is/are/was/were) dengan kata benda yang terletak di belakangnya.
- There is a letter for you.
Ada selembar surat untukmu. (Kata benda tunggal letter -> is). - There are letters for you.
Ada beberapa surat untukmu. (Kata benda jamak letters -> are). - Here comes the bus.
Ini dia busnya datang. - Here come the buses.
Ini dia bus-busnya datang.
3. Hubungan dengan Klausa Relatif (Who, Which, That)
Ketika subjek dari sebuah anak kalimat (klausa) berupa kata ganti relatif (who, which, that), kata kerja di dalam anak kalimat tersebut harus diselaraskan dengan kata benda yang dirujuk oleh kata ganti tersebut (disebut antecedent).
- She is one of those people who are always happy.
Dia adalah salah satu dari orang-orang yang selalu bahagia. (Antecedent people berbentuk jamak -> are). - The book that is on the table belongs to John.
Buku yang ada di atas meja itu milik John. (Antecedent book berbentuk tunggal -> is).
4. Kata Benda Mengecoh (Deceptive Nouns)
Beberapa kata benda memiliki ejaan yang mengecoh karena tampak seperti jamak padahal secara tata bahasa bernilai tunggal, atau sebaliknya:
A. Ejaan Akhiran -S, tetapi Tata Bahasa Tunggal (Singular)
Kata benda yang mewakili bidang studi/ilmu (mathematics, physics, economics), nama penyakit (measles, mumps), atau permainan (billiards, darts) wajib menggunakan kata kerja tunggal.
- Mathematics is my favorite subject.
Matematika adalah mata pelajaran favoritku. - The news was shocking.
Berita itu mengejutkan. (Kata news adalah kata benda tak terhitung -> kata kerja tunggal).
B. Konsep Tunggal secara Fisik, tetapi Tata Bahasa Jamak (Plural)
Kata benda yang mewakili pakaian atau alat yang terdiri dari sepasang/dua bagian simetris (pants / celana panjang, scissors / gunting, glasses / kacamata, tweezers / pinset, binoculars / teropong) wajib menggunakan kata kerja jamak, kecuali jika didahului oleh frasa a pair of (sepasang).
- My scissors are dull. (Tanpa “a pair of”)
Guntingku tumpul. - A pair of scissors was lying on the table. (Dengan “a pair of”)
Sepasang gunting tergeletak di atas meja. (Kata kerja diselaraskan dengan kata pair yang bernilai tunggal -> was).
Contoh Kalimat Lengkap
Berikut contoh tambahan dalam kalimat:
- The house, including the furniture and appliances, was sold.
Rumah itu, termasuk perabotan dan peralatan di dalamnya, telah terjual. - There are a few obstacles we need to overcome.
Ada beberapa hambatan yang perlu kita atasi. - Physics is a challenging branch of science.
Fisika adalah cabang ilmu pengetahuan yang menantang. - She has two pairs of glasses, and one pair was broken.
Dia memiliki dua pasang kacamata, dan sepasang diantaranya telah rusak. - The children who live next door are very friendly.
Anak-anak yang tinggal di sebelah rumah sangat ramah. - The player, accompanied by his coach, has arrived at the stadium.
Pemain tersebut, didampingi oleh pelatihnya, telah tiba di stadion. - Here is the key you were looking for.
Ini dia kunci yang kamu cari. - Measles is highly contagious.
Penyakit campak sangat menular.
Selamat! Kamu telah menyelesaikan seluruh bab pembahasan mengenai Keselarasan Subjek & Kata Kerja (Subject-Verb Agreement). Selanjutnya, mari kita melangkah ke materi terakhir: Struktur Kalimat (Sentence Structure) untuk mempelajari cara menyusun kalimat yang lengkap dan bervariasi dalam bahasa Inggris!