Past Future Continuous Tense

Past Future Continuous Tense atau dikenal sebagai Conditional Continuous Tense digunakan untuk menyatakan tindakan yang akan sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu berdasarkan rencana atau perkiraan, atau mengekspresikan pengandaian tentang tindakan yang sedang berlangsung saat ini seandainya situasinya berbeda.

1. Rumus Gramatikal (Hanya Kalimat Positif)

Tense ini menggunakan kombinasi kata bantu would, be, dan kata kerja berakhiran -ing (Verb-ing).

A. Rumus Kalimat Verbal

Digunakan untuk menyatakan tindakan aktif yang akan sedang berlangsung secara pengandaian atau dari sudut pandang masa lalu.

  • Rumus: Subject + would + be + Verb-ing + Object / Complement
  • I would be studying if I had my books.
    Saya akan sedang belajar jika saja saya memiliki buku-buku saya.

B. Rumus Kalimat Nominal

Digunakan untuk menyatakan sikap atau perilaku pengandaian yang bersifat sementara.

  • Rumus: Subject + would + be + being + Complement (Adjective/Noun/Adverb)
  • He would be being helpful if he were here.
    Dia pasti akan bersikap membantu jika saja dia berada di sini.

2. Penggunaan Detail dan Contoh Kasus

Berikut adalah 3 fungsi utama Past Future Continuous Tense beserta contohnya secara terperinci:

1. Pengandaian Tindakan yang Sedang Berlangsung Saat Ini (Conditional Type 2 Continuous)

Digunakan dalam induk kalimat (main clause) pengandaian tipe 2 untuk menyatakan apa yang akan sedang kita lakukan detik ini seandainya kenyataan hidup kita berbeda dari yang sebenarnya.

  • If we were in Bali right now, we would be sunbathing on the beach.
    Jika kita berada di Bali sekarang, kita pasti akan sedang berjemur di pantai
    Faktanya: sekarang kita tidak berada di Bali, jadi kita tidak sedang berjemur.
  • If it weren’t raining, the children would be playing outside.
    Jika saja hari tidak sedang hujan, anak-anak pasti akan sedang bermain di luar.
  • If I didn’t have to work, I would be sleeping in my bed.
    Jika saja saya tidak harus bekerja, saya pasti akan sedang tidur di kasur saya.

2. Kalimat Tidak Langsung (Reported Speech - Future Continuous in the Past)

Digunakan ketika melaporkan ucapan seseorang yang diucapkan di masa lalu, yang kalimat aslinya menggunakan Future Continuous Tense (will be doing).

  • Direct Speech: “At 8:00 PM tomorrow, I will be flying to Tokyo,” said Leo.
  • Reported Speech: Leo said that at 8:00 PM the next day, he would be flying to Tokyo.
    Leo berkata bahwa pada jam 8 malam keesokan harinya, dia akan sedang terbang ke Tokyo.
  • She promised that she would be waiting for me at the station when I arrived.
    Dia berjanji bahwa dia akan sedang menungguku di stasiun ketika aku tiba.

3. Menyatakan Harapan tentang Tindakan yang Sedang Berlangsung di Masa Lalu

Digunakan untuk menyatakan perkiraan logis atau rencana masa lalu tentang aktivitas yang semestinya sedang dikerjakan orang lain pada waktu lampau tersebut.

  • I knew that at that exact moment, they would be boarding their flight.
    Saya tahu bahwa pada saat yang tepat itu, mereka pasti akan sedang naik ke pesawat mereka - Dugaan masa lalu.
  • We expected that the team would be practicing on the field.
    Kami memperkirakan bahwa tim tersebut akan sedang berlatih di lapangan.

3. Penanda Waktu yang Sering Digunakan

  • At that time (pada waktu itu)
  • At this hour the next day (pada jam ini keesokan harinya)

4. Contoh Kalimat Lengkap Tambahan

  1. If I had a key, I would be entering the house right now.
    Jika saya memiliki kunci, saya pasti akan sedang masuk ke dalam rumah sekarang juga.
  2. He told me that he would be working all night.
    Dia memberi tahu saya bahwa dia akan sedang bekerja sepanjang malam.
  3. If she were here, she would be helping us paint the wall.
    Jika saja dia ada di sini, dia pasti akan sedang membantu kita mengecat dinding.
  4. They promised they would be waiting for us at the airport.
    Mereka berjanji bahwa mereka akan sedang menunggu kita di bandara.
  5. If the weather were good, we would be hiking in the mountains.
    Jika cuacanya bagus, kami pasti akan sedang mendaki di pegunungan.

Selanjutnya, kita akan membahas Past Future Perfect Tense untuk mempelajari cara menyatakan tindakan yang seharusnya sudah selesai di masa lalu seandainya suatu syarat terpenuhi.