Sufiks (Akhiran) Umum

Sebuah sufiks (akhiran) adalah huruf atau kelompok huruf yang ditambahkan ke bagian akhir akar kata (root) atau kata dasar (base word).

Berbeda dengan prefiks, peran utama akhiran dalam bahasa Inggris adalah mengubah kelas kata dasar tersebut (part of speech). Contohnya, menambahkan akhiran -ful pada kata benda beauty akan mengubahnya menjadi kata sifat beautiful.

Dalam pelajaran ini, kita akan mempelajari berbagai sufiks umum bahasa Inggris berdasarkan kelas kata baru yang dibentuknya: kata benda, kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan.

1. Sufiks Pembentuk Kata Benda (Noun-Forming)

Sufiks ini ditambahkan pada kata kerja, kata sifat, atau kata benda lain untuk membentuk sebuah kata benda baru. Biasanya, sufiks ini menandakan pelaku aksi, keadaan, sistem kepercayaan, atau hubungan.

  1. Sufiks -er / -or bermakna “orang yang melakukan pekerjaan” atau “pelaku aksi.” Sufiks ini ditambahkan pada kata kerja untuk membentuk kata benda yang menunjukkan siapa yang melakukan tindakan tersebut. Varian -er lebih umum pada kata-kata dari rumpun Jermanik, sedangkan -or lebih sering digunakan pada kata dari bahasa Latin.

    • teach -> teacher (orang yang mengajar)
      • Our teacher is very knowledgeable.
        Guru kami sangat berpengetahuan luas.
    • act -> actor (orang yang berakting)
      • The actor received a standing ovation for his performance.
        Aktor itu mendapat tepuk tangan meriah atas penampilannya.
  2. Sufiks -tion / -sion bermakna “keadaan, tindakan, atau proses.” Sufiks ini mengubah kata kerja menjadi kata benda yang menggambarkan hasil atau proses dari suatu aksi. Varian -tion digunakan setelah akhiran bunyi “t” atau “te”, sedangkan -sion digunakan setelah bunyi “d”, “de”, atau “s”.

    • create -> creation (proses atau hasil menciptakan)
      • The creation of this painting took three months.
        Pembuatan lukisan ini memakan waktu tiga bulan.
    • decide -> decision (hasil dari memutuskan)
      • Making a final decision is difficult.
        Membuat keputusan akhir itu sulit.
  3. Sufiks -ness bermakna “keadaan, kualitas, atau kondisi.” Sufiks ini ditambahkan pada kata sifat untuk membentuk kata benda abstrak yang menggambarkan kualitas atau kondisi yang dimiliki sesuatu. Ini adalah salah satu sufiks pembentuk kata benda paling produktif dalam bahasa Inggris.

    • happy -> happiness (keadaan bahagia)
      • Health is the key to true happiness.
        Kesehatan adalah kunci kebahagiaan sejati.
    • dark -> darkness (keadaan gelap)
      • The room was filled with complete darkness.
        Ruangan itu dipenuhi kegelapan total.
  4. Sufiks -ment bermakna “tindakan, hasil, atau kondisi dari suatu proses.” Sufiks ini ditambahkan pada kata kerja untuk membentuk kata benda yang menunjukkan hasil konkret atau abstrak dari sebuah tindakan. Berbeda dengan -tion yang lebih menekankan proses, -ment sering menekankan hasilnya.

    • develop -> development (hasil dari mengembangkan)
      • The development of this area has been rapid.
        Pembangunan di area ini sangat pesat.
    • agree -> agreement (hasil dari menyetujui)
      • The two companies signed an agreement.
        Kedua perusahaan menandatangani perjanjian.
  5. Sufiks -ity bermakna “kualitas, status, atau keadaan.” Sufiks ini ditambahkan pada kata sifat (terutama yang berakhiran -ive, -ble, atau -al) untuk membentuk kata benda abstrak. Sufiks ini sangat umum pada kata-kata yang berakar dari bahasa Latin.

    • creative -> creativity (kualitas kreatif)
      • The school encourages artistic creativity.
        Sekolah mendorong kreativitas seni.
    • active -> activity (keadaan aktif; kegiatan)
      • Physical activity is essential for good health.
        Aktivitas fisik sangat penting untuk kesehatan.
  6. Sufiks -ship bermakna “hubungan, status jabatan, atau keterampilan.” Sufiks ini ditambahkan pada kata benda untuk membentuk kata benda baru yang menggambarkan hubungan antara orang, posisi atau jabatan, atau kemahiran dalam suatu bidang.

    • friend -> friendship (hubungan pertemanan)
      • A strong friendship lasts a lifetime.
        Persahabatan yang kuat bertahan seumur hidup.
    • leader -> leadership (posisi/kemampuan memimpin)
      • Good leadership requires empathy and vision.
        Kepemimpinan yang baik membutuhkan empati dan visi.
  7. Sufiks -hood bermakna “tahapan hidup, wilayah, atau kelompok.” Sufiks ini ditambahkan pada kata benda untuk menunjukkan periode tertentu dalam kehidupan seseorang, suatu kawasan, atau kelompok orang yang memiliki kesamaan.

    • child -> childhood (masa kecil; tahapan hidup sebagai anak)
      • I spent my childhood in a small town.
        Saya menghabiskan masa kecil saya di kota kecil.
    • neighbor -> neighborhood (lingkungan sekitar; kawasan tempat tinggal)
      • This is a safe and quiet neighborhood.
        Ini adalah lingkungan yang aman dan tenang.
  8. Sufiks -ism bermakna “ajaran, sistem, atau kepercayaan.” Sufiks ini digunakan untuk membentuk kata benda yang merujuk pada ideologi, aliran pemikiran, gerakan, atau praktik tertentu. Sufiks ini sangat produktif dalam bidang politik, filosofi, dan seni.

    • critic -> criticism (praktik mengkritik; kritik)
      • Constructive criticism helps you improve.
        Kritik konstruktif membantumu berkembang.
    • real -> realism (aliran seni/pemikiran yang menekankan kenyataan)
      • Realism in art aims to depict everyday life accurately.
        Realisme dalam seni bertujuan menggambarkan kehidupan sehari-hari secara akurat.

2. Sufiks Pembentuk Kata Sifat (Adjective-Forming)

Sufiks ini mengubah kata benda atau kata kerja menjadi kata sifat yang mendeskripsikan kata benda.

  1. Sufiks -able / -ible bermakna “dapat dilakukan” atau “cocok untuk.” Sufiks ini ditambahkan pada kata kerja untuk membentuk kata sifat yang menunjukkan bahwa sesuatu bisa atau layak untuk dilakukan. Varian -able digunakan pada kata kerja utuh (seperti rely -> reliable), sedangkan -ible umumnya pada akar kata Latin (seperti flex -> flexible).

    • rely -> reliable (dapat diandalkan)
      • She is a very reliable employee.
        Dia adalah karyawan yang sangat dapat diandalkan.
    • flex -> flexible (dapat dilenturkan; fleksibel)
      • A flexible schedule allows you to manage your time better.
        Jadwal yang fleksibel memungkinkan Anda mengelola waktu lebih baik.
  2. Sufiks -ful bermakna “penuh dengan” atau “ditandai oleh.” Sufiks ini ditambahkan pada kata benda untuk membentuk kata sifat yang menunjukkan bahwa sesuatu memiliki banyak kualitas yang disebutkan oleh kata dasarnya. Ini adalah kebalikan dari -less.

    • beauty -> beautiful (penuh keindahan)
      • The sunset over the lake was absolutely beautiful.
        Matahari terbenam di atas danau itu sangat indah.
    • care -> careful (penuh kehati-hatian)
      • Please be careful when crossing the street.
        Harap berhati-hati saat menyeberang jalan.
  3. Sufiks -less bermakna “tanpa” atau “tidak memiliki.” Sufiks ini ditambahkan pada kata benda untuk membentuk kata sifat yang menunjukkan ketiadaan atau ketidakadaan sesuatu. Ini adalah kebalikan dari -ful.

    • home -> homeless (tanpa rumah; tunawisma)
      • The storm left many people homeless.
        Badai tersebut membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal.
    • help -> helpless (tanpa bantuan; tak berdaya)
      • The kitten looked small and helpless in the rain.
        Anak kucing itu terlihat kecil dan tak berdaya di tengah hujan.
  4. Sufiks -ous bermakna “memiliki kualitas dari” atau “berkarakter seperti.” Sufiks ini mengubah kata benda menjadi kata sifat yang menggambarkan sifat atau karakteristik yang dimiliki sesuatu. Sufiks ini sangat umum pada kata-kata yang berakar dari bahasa Latin dan Prancis.

    • danger -> dangerous (memiliki kualitas bahaya; berbahaya)
      • Mountain climbing can be dangerous.
        Mendaki gunung bisa sangat berbahaya.
    • fame -> famous (memiliki ketenaran; terkenal)
      • The famous singer performed in front of thousands.
        Penyanyi terkenal itu tampil di depan ribuan orang.
  5. Sufiks -ive bermakna “cenderung melakukan” atau “memiliki sifat dari suatu aksi.” Sufiks ini ditambahkan pada akar kata kerja untuk membentuk kata sifat yang menunjukkan kecenderungan atau kemampuan untuk melakukan tindakan tertentu.

    • create -> creative (cenderung menciptakan; kreatif)
      • She came up with a creative solution.
        Dia menemukan solusi yang kreatif.
    • attract -> attractive (cenderung menarik perhatian; menarik)
      • The city center is an attractive destination for tourists.
        Pusat kota adalah destinasi yang menarik bagi wisatawan.
  6. Sufiks -al / -ic bermakna “berkaitan dengan” atau “seperti.” Sufiks ini mengubah kata benda menjadi kata sifat yang menunjukkan hubungan atau keterkaitan dengan konsep yang disebutkan. Varian -al lebih umum pada kata Latin, sedangkan -ic sering pada kata Yunani.

    • nation -> national (berkaitan dengan bangsa/negara)
      • Independence Day is a national holiday.
        Hari Kemerdekaan adalah hari libur nasional.
    • history -> historic (berkaitan dengan sejarah; bersejarah)
      • The signing of the treaty was a historic moment.
        Penandatanganan perjanjian itu adalah momen bersejarah.
  7. Sufiks -ish bermakna “agak”, “menyerupai”, atau “berkaitan dengan asal negara.” Sufiks ini memiliki tiga fungsi: menunjukkan kualitas yang tidak penuh (agak), menunjukkan kemiripan dengan sesuatu, atau menunjukkan kewarganegaraan/bahasa suatu negara.

    • child -> childish (agak seperti anak-anak; kekanak-kanakan)
      • Don’t act in such a childish way.
        Jangan bertingkah kekanak-kanakan seperti itu.
    • Spain -> Spanish (berkaitan dengan Spanyol; bahasa Spanyol)
      • She is learning to speak Spanish fluently.
        Dia sedang belajar berbicara bahasa Spanyol dengan lancar.
  8. Sufiks -y bermakna “berkarakter seperti” atau “dipenuhi oleh.” Sufiks ini ditambahkan pada kata benda untuk membentuk kata sifat yang menggambarkan sesuatu yang dipenuhi atau ditandai oleh kualitas kata dasarnya. Biasanya konsonan akhir kata dasar digandakan sebelum menambah -y.

    • rain -> rainy (dipenuhi hujan)
      • I love reading a book on a rainy day.
        Saya suka membaca buku pada hari hujan.
    • dirt -> dirty (dipenuhi kotoran; kotor)
      • Please wash your dirty hands before eating.
        Tolong cuci tangan kotormu sebelum makan.

3. Sufiks Pembentuk Kata Kerja (Verb-Forming)

Sufiks ini mengubah kata benda atau kata sifat menjadi kata kerja.

  1. Sufiks -ize / -ise bermakna “membuat menjadi” atau “melakukan.” Sufiks ini mengubah kata benda atau kata sifat menjadi kata kerja yang menunjukkan proses membuat sesuatu menjadi keadaan tertentu. Varian -ize digunakan dalam ejaan Amerika, sedangkan -ise umum dalam ejaan Inggris (British).

    • memory -> memorize (membuat masuk ke dalam memori; menghafal)
      • You need to memorize these vocabulary words.
        Anda perlu menghafalkan kosa kata ini.
    • real -> realize (membuat menjadi nyata dalam pikiran; menyadari)
      • I didn’t realize how late it was.
        Saya tidak menyadari sudah selarut itu.
  2. Sufiks -ify bermakna “membuat menjadi” atau “menghasilkan.” Sufiks ini mirip dengan -ize tetapi umumnya digunakan pada kata-kata yang lebih pendek dan sering mengubah kata sifat menjadi kata kerja yang menunjukkan proses perubahan.

    • simple -> simplify (membuat menjadi sederhana)
      • We should simplify this grammar explanation.
        Kita harus menyederhanakan penjelasan tata bahasa ini.
    • beauty -> beautify (membuat menjadi indah)
      • They planted flowers to beautify the park.
        Mereka menanam bunga untuk memperindah taman.
  3. Sufiks -ate bermakna “melakukan, menjadi, atau menghasilkan.” Sufiks ini umumnya ditemukan pada kata kerja formal dan ilmiah yang berasal dari bahasa Latin. Kata kerja dengan sufiks -ate sering digunakan dalam konteks akademis dan profesional.

    • active -> activate (membuat menjadi aktif; mengaktifkan)
      • Click this link to activate your membership.
        Klik tautan ini untuk mengaktifkan keanggotaan Anda.
    • captive -> captivate (membuat terpesona; memukau)
      • The speaker managed to captivate the entire audience.
        Pembicara berhasil memukau seluruh penonton.
  4. Sufiks -en bermakna “menjadikan” atau “menyebabkan menjadi.” Sufiks ini ditambahkan pada kata sifat untuk membentuk kata kerja yang menunjukkan proses perubahan - membuat sesuatu menjadi lebih memiliki kualitas yang disebutkan oleh kata dasarnya.

    • wide -> widen (membuat menjadi lebih lebar)
      • They plan to widen the highway next year.
        Mereka berencana memperlebar jalan raya tahun depan.
    • short -> shorten (membuat menjadi lebih pendek)
      • The tailor will shorten the dress for you.
        Penjahit akan memendekkan gaun itu untuk Anda.

4. Sufiks Pembentuk Kata Keterangan (Adverb-Forming)

Sufiks ini menunjukkan bagaimana, ke arah mana, atau dengan cara apa suatu tindakan dilakukan.

  1. Sufiks -ly bermakna “dengan cara” dan merupakan sufiks pembentuk kata keterangan paling umum dalam bahasa Inggris. Sufiks ini ditambahkan pada kata sifat untuk membentuk kata keterangan yang menjelaskan bagaimana suatu tindakan dilakukan. Hampir setiap kata sifat bisa diubah menjadi kata keterangan dengan menambahkan -ly.

    • quick -> quickly (dengan cara cepat)
      • She quickly finished her homework.
        Dia menyelesaikan PR-nya dengan cepat.
    • happy -> happily (dengan cara bahagia)
      • The children played happily in the garden.
        Anak-anak bermain dengan riang di taman.
  2. Sufiks -ward(s) bermakna “ke arah.” Sufiks ini ditambahkan pada kata benda atau kata depan untuk menunjukkan arah pergerakan menuju sesuatu. Varian -ward lebih umum dalam bahasa Inggris Amerika, sedangkan -wards lebih sering digunakan dalam bahasa Inggris Britania.

    • home -> homeward (ke arah rumah)
      • The birds flew southwards for the winter.
        Burung-burung terbang ke arah selatan menjelang musim dingin.
    • back -> backwards (ke arah belakang)
      • He took a step backwards to avoid the puddle.
        Dia mengambil langkah mundur untuk menghindari genangan air.
  3. Sufiks -wise bermakna “ke arah” atau “menurut cara.” Sufiks ini memiliki dua fungsi: menunjukkan arah rotasi (seperti clockwise) atau menunjukkan cara/perspektif tertentu (seperti otherwise). Dalam bahasa modern, sufiks ini juga sering digunakan secara informal untuk berarti “mengenai” (contoh: price-wise).

    • clock -> clockwise (ke arah putaran jarum jam)
      • Turn the key clockwise to unlock the door.
        Putar kunci searah jarum jam untuk membukanya.
    • other -> otherwise (dengan cara lain; jika tidak)
      • You should hurry; otherwise, you’ll miss the bus.
        Kamu harus bergegas; jika tidak, kamu akan ketinggalan bus.

5. Keluarga Kata (Word Families): Dinamika Sufiks

Memahami cara kerja sufiks memungkinkan Anda mengenali Keluarga Kata (Word Families). Perhatikan bagaimana sebuah kata dasar (create) mengalami perubahan kelas kata secara berantai ketika ditempelkan sufiks yang berbeda:

Word Families

Penerapan dalam Kalimat:

  • Kata Kerja: She creates beautiful paintings.
    Dia menciptakan lukisan-lukisan indah.
  • Kata Benda: Her artistic creation was praised.
    Hasil ciptaan seninya dipuji.
  • Kata Sifat: He is a very creative designer.
    Dia adalah perancang yang sangat kreatif.
  • Kata Keterangan: She solved the problem creatively.
    Dia menyelesaikan masalah tersebut secara kreatif.

Dengan mempelajari keluarga kata ini, penguasaan kosa kata bahasa Inggris Anda akan berkembang empat kali lebih cepat!