Pertanyaan Subjek dan Objek

Dalam bahasa Inggris, ketika kita mengajukan pertanyaan yang diawali dengan kata who (siapa) atau what (apa), struktur gramatikal kalimat tanya tersebut berubah sepenuhnya tergantung pada apakah kita menanyakan tentang subjek (pelaku aksi) atau objek (penerima aksi).

1. Pertanyaan Subjek (Subject Questions)

Pertanyaan subjek menanyakan siapa atau apa yang melakukan suatu tindakan. Dalam jenis pertanyaan ini, kata tanya (who atau what) bertindak langsung sebagai subjek dari kalimat tersebut.

Aturan Tanpa Kata Kerja Bantu: Jangan gunakan kata kerja bantu do, does, atau did dalam pertanyaan subjek. Susunan kata dalam kalimat tetap sama seperti susunan kalimat positif biasa.

Rumus: Who / What + Verb (Dikonjugasikan) + Object / Complement?

  • Pernyataan: John wrote the letter.
    Terjemahan: John menulis surat.
    • Pertanyaan: Who wrote the letter?
      Terjemahan: Siapa yang menulis surat itu?
      Bukan: Who did write the letter?
  • Pernyataan: An accident happened yesterday.
    Terjemahan: Sebuah kecelakaan terjadi kemarin.
    • Pertanyaan: What happened yesterday?
      Terjemahan: Apa yang terjadi kemarin?
      Bukan: What did happen yesterday?
  • Pernyataan: The wind broke the window.
    Terjemahan: Angin memecahkan jendela.
    • Pertanyaan: What broke the window?
      Terjemahan: Apa yang memecahkan jendela itu?

2. Pertanyaan Objek (Object Questions)

Pertanyaan objek menanyakan siapa atau apa yang menerima suatu tindakan dari subjek lain. Subjek pelakunya adalah orang atau benda lain, dan kita ingin mencari tahu objek penerimanya.

Aturan Menggunakan Kata Kerja Bantu: Anda wajib menggunakan kata kerja bantu do, does, atau did (atau auxiliary tenses lainnya) serta melakukan inversi subjek dan kata kerja.

Rumus: Who / What + do/does/did/auxiliary + Subject + Verb 1 + ...?

  • Pernyataan: John met Sarah.
    Terjemahan: John bertemu Sarah.
    • Pertanyaan: Who did John meet?
      Terjemahan: Siapa yang John temui?
      (Kita menanyakan objek penerima pertemuan yaitu Sarah).
  • Pernyataan: He bought a new car.
    Terjemahan: Dia membeli mobil baru.
    • Pertanyaan: What did he buy?
      Terjemahan: Apa yang dia beli?
      (Kita menanyakan objek yang dibeli yaitu mobil baru).
  • Pernyataan: They want pizza.
    Terjemahan: Mereka ingin pizza.
    • Pertanyaan: What do they want?
      Terjemahan: Apa yang mereka inginkan?

3. Perbandingan Berdampingan

Mari kita lihat bagaimana satu situasi yang sama menghasilkan dua pola pertanyaan yang sangat berbeda:

Skenario Kejadian: Romeo loved Juliet. (Romeo mencintai Juliet).

  • Menanyakan tentang Subjek (Romeo - Pelaku):
    • Who loved Juliet? -> Romeo.
      Siapa yang mencintai Juliet? - (Tanpa auxiliary; kata kerja tetap berupa Verb 2).
  • Menanyakan tentang Objek (Juliet - Penerima):
    • Who did Romeo love? -> Juliet.
      Siapa yang dicintai Romeo? - (Menggunakan auxiliary “did”; kata kerja kembali ke Verb 1 murni).

Selanjutnya, kita akan membahas Kalimat Tanya Pendek (Question Tags) untuk mempelajari cara menambahkan pertanyaan penegasan pendek di akhir kalimat pernyataan positif atau negatif.